MY LIFE
Minggu, 06 Juli 2014
Sabtu, 05 Juli 2014
Selama Pembelajaran MP&ICT
Pembelajaran MP & ICT yang di sampaikan bu Nur Amalia benar-benar menarik, karena siswa diajak langsung mempraktikkan dan di beri tugas untuk membuat blog, memposting materi yang menarik. kita juga di ajari cara membuat quiz dalam ppt. perkuliahan tidak membosankan seperti yang lainnya. beliau juga ramah denag siapa saja, orang yang sangat baik.
Bahasa Jawa 2
Basa Bagongan
•Kaginakaken utawi kagem
gineman wonten salebetipun dhatulaya utawi karaton.
•Kagem sami-sami
priyayi,menawi kagem nata ngagem krama inggil.
•Ugi saged kasebat basa
resmi salebetipun cepuri/karaton.
•Tetenger:
1. aku → manira, kawe → pakenira, ater-ater
dak- → manira, ko- → pakenira, di- → panggah
2. punapa/menapa
→punapi/menapi, puniki, puniku, ora →boya, ana →wenten, inggih → enggeh,
baw/wae → besaos.
Tuladha: Enggeh kelangkung-langkung penjagine ewa semanten
boya wenten undhake.
Karawitan
KONVENSI
DAN UNSUR-UNSUR PEMBENTUK MUSIKALITAS KARAWITAN JAWA
•Pengertian
TRADISI dalam Karawitan Jawa; usia (relatif) tua, kualitasnya tinggi (lulus
seleksi alamiah), dan penggunaan aturan yang ketat (sebagai konvensi masyarakat
pendukungnya)
•Penggunaan
aturan yang bergayut dengan unsur-unsur pembentuk musikalitas karawitan Jawa,
antara lain; gamelan, laras, pathet, irama, bentuk dan jenis gending, vokabuler
garap, dsb.
Teori Piaget
Tahap-Tahap Perkembangan Kognitif Piaget
Menurut Jean
Piaget, perkembangan manusia melalui empat tahap perkembangan kognitif dari
lahir sampai dewasa. Setiap tahap ditandai dengan munculnya kemampuan
intelektual baru di mana manusia mulai mengerti dunia yang bertambah kompleks.
Tahap-Tahap
|
Umur
|
Kemampuan
|
Sensori-motorik
|
0-2 tahun
|
Menunjuk pada konsep permanensi objek, yaitu kecakapan psikis
untuk mengerti bahwa suatu objek masih tetap ada. Meskipun pada waktu itu
tidak tampak oleh kita dan tidak bersangkutan dengan aktivitas pada waktu
itu. Tetapi, pada stadium ini permanen objek belum sempurna.
|
Praoperasional
|
2-7 tahun
|
Perkembangan kemampuan menggunakan simbol-simbol yang
menggambarkan objek yang ada di sekitarnya. Berpikir masih egosentris dan
berpusat.
|
Operasional
|
7-11 tahun
|
Mampu berpikir logis. Mampu konkret memperhatikan lebih dari satu
dimensi sekaligus dan juga dapat menghubungkan dimensi ini satu sama lain. Kurang
egosentris. Belum bisa berpikir abstrak.
|
Operasional formal
|
11tahun-dewasa
|
Mampu berpikir abstrak dan dapat menganalisis masalah secara
ilmiah dan kemudian menyelesaikan masalah.
|
Kepemipinan Pendidikan
unsur-unsur komunikasi :
1. Komunikator Sering disebut juga pengirim (sender), penyandi (encoder), komunikator (communicator), pembicara (speaker), atau originator. Sumber adalah pihak yang berinisiatif atau mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi.
2. Pesan Pesan yaitu apa yang dikomunikasikan oleh sumber kepada penerima. Pesan merupakan seperangkan simbol verbal atau nonverbal yang mewakili perasaan, nilai, gagasan atau maksud sumber tadi.
3. Saluran atau Media Media yakni alat atau wahana yang digunakan sumber untuk menyampaikan pesannya kepada penerima. Saluran boleh jadi merujuk pada bentuk pesan yang disampaikan kepada penerima, apakah saluran verbal atau nonverbal.
4. Penerima Penerima (receiver) yakni orang yang menerima pesan dari sumber.
5. Efek Efek yaitu apa yang terjadi pada penerima setelah ia menerima pesan tersebut, misalnya penambahan pengetahuan (dari tidak tahu menjadi tahu), terhibur, perubahan sikap (dari tidak setuju menjadi setuju), perubahan keyakinan, perubahan perilaku (dari tidak bersedia membeli barang yang ditawarkan menjadi bersedia membelinya).
1. Komunikator Sering disebut juga pengirim (sender), penyandi (encoder), komunikator (communicator), pembicara (speaker), atau originator. Sumber adalah pihak yang berinisiatif atau mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi.
2. Pesan Pesan yaitu apa yang dikomunikasikan oleh sumber kepada penerima. Pesan merupakan seperangkan simbol verbal atau nonverbal yang mewakili perasaan, nilai, gagasan atau maksud sumber tadi.
3. Saluran atau Media Media yakni alat atau wahana yang digunakan sumber untuk menyampaikan pesannya kepada penerima. Saluran boleh jadi merujuk pada bentuk pesan yang disampaikan kepada penerima, apakah saluran verbal atau nonverbal.
4. Penerima Penerima (receiver) yakni orang yang menerima pesan dari sumber.
5. Efek Efek yaitu apa yang terjadi pada penerima setelah ia menerima pesan tersebut, misalnya penambahan pengetahuan (dari tidak tahu menjadi tahu), terhibur, perubahan sikap (dari tidak setuju menjadi setuju), perubahan keyakinan, perubahan perilaku (dari tidak bersedia membeli barang yang ditawarkan menjadi bersedia membelinya).
Langganan:
Komentar (Atom)